Perkembangan dunia video klip musik saat ini semakin menarik dan kreatif. Banyaknya generasi muda yang terjun di bidang kreatif ini memacu sebuah persaingan yang sehat dan kompetitif. Tidak dapat dipungkiri bahwa diperlukan biaya besar untuk memproduksi video klip, terkait dengan penyewaan lokasi shooting dan properti pendukung yang tidak murah. Hal ini tentunya sangat sulit dilakukan oleh penyanyi atau grup band pendatang baru yang ingin mempromosikan lagu mereka melalui video klip, sehingga video klip dari penyanyi atau grup band pendatang baru tampak amatir, tidak menarik dan kurang kreatif.

Video Klip dipilih sebagai media promosi sebuah band karena video klip merupakan salah satu sarana promosi karya musik yang efektif baik untuk solo maupun band. Dengan video klip para pelaku musik yang terlibat dalam kelahiran musik tersebut (baik solo maupun band) akan muncul dan diketahui perannya oleh publik. Selain musik (audio) penonton juga disuguhi tayangan visual, sehingga ada keasyikan tersendiri untuk melihat suatu klip dari suatu lagu dibandingkan hanya mendengarkan lagunya saja. Jenis video klip yang akan digunakan adalah video klip dengan teknik live shoot yang ditambah beberapa efek visual sehingga membuat video klip ini akan tampak menarik dan modern. Teknik live shoot bertujuan untuk dapat menciptakan sebuah alur cerita yang bisa membuat penontonnya terhanyut. Dengan media video klip, publik bisa mengetahui siapa saja personil Allice Awakening dan dapat menceritakan isi lagu secara audio dan visual.

Video klip yang dibuat merupakan visualisasi sebuah lagu Allice Awakening yang berjudul City of Damnation yang nantinya akan bisa dinikmati dan diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi para remaja dalam semangat bermusik dan membuat visualisai yang lebih menarik.

Pameran ini menyajikan final artwork berupa video klip dari band Allice Awakening yang berjudul City of Damnation, serta media pendukung, antara lain storyboard, konsep berkarya dan metode berkarya. Video klip ini dirender dengan resolusi full HD 1920 x 1080. Storyboard, konsep berkarya, dan metode berkarya dicetak dengan kertas Ivory 260 gram. Pameran ini bertujuan untuk mempromosikan band indie asal Pati bernama Allice Awakening melalui sebuah media promosi berupa video klip. Selain mempromosikan band tersebut, video klip ini juga bertujuan untuk memperkenalkan single lagu yang berjudul City of Damnation. Video klip yang telah dibuat selain bisa ditayangkan di saluran televisi lokal, video klip ini juga bisa dipublikasikan melalui beberapa media sosial yang sedang digandrungi remaja saat ini seperti youtube, facebook, instagram, vimeo, dan lain sebagainya. Dengan demikian potensi yang dapat dikembangkan untuk mempromosikan hasil karya band Allice Awakening akan semakin baik dengan adanya teknologi yang semakin maju dan berkembang.

 

 

Leave a Reply