Pameran Seni Lukis Batik Warak Ngendog

Pameran Seni Lukis Batik dengan Inspirasi Warak Ngendog, maskot utama daerah Semarang dalam kegiatan tradisi ritual Dugderan

Penyelenggara

Aeliya Nofita
Mahasiswa Pendidikan Senirupa S1

Pembukaan

30-10-2016 - 7:00 pm

Penutupan

01-11-2016 - 9:00 pm

Tempat Kegiatan

Rumah Makan Iga Bakar Tandoek - Jl. Papandayan Semarang   View map

Seni Batik merupakan warisan budaya masyarakat Jawa yang perlu dilestarikan dan dikembangkan, baik dari segi teknik maupun visualnya. Seperti pendapat Sudarso Sp (1998) yang menyataakan Seni modern tidak terbatas ruang dan waktu. Ia sanggup menerima segala bentuk seni dengan tanpa syarat. Batasan-batasan yang dulu ada seperti ikatan tradisi, pola, dan aturan lama disisihkan dulu.

Seni Lukis Batik berkembang setelah Seni Batik ada. Pada pembuatannya Seni Lukis Batik mengadopsi dari teknik pembuatan Batik. Batik menggunakan teknik tutup celup yang sudah terkenal di berbagai belahan dunia, bahkan hampir semuanya menggukan istilah ”batik”. Menurut Rohana (2014) Pengekspolorasian batik modern di Yogyakarta pernah berhasil dan mencapai booming pada tahun 1970-an sampai tahun 1980-an dalam bentuk seni lukis batik, busana, dan aksesoris interior.

Warak Ngendog, yaitu sebuah karya seni rupa yang menjadi maskot utama dalam kegiatan tradisi ritual Dugderan. Dugderan sebagai tradisi budaya yang diadakan rutin setiap tahunnya terdiri dari tiga agenda yaitu pasar (malam) Dugder, prosesi ritual pengumuman awal puasa dan kirab budaya Warak Ngendog. Ketiga agenda tersebut merupakan satu kesatuan tradisi Dugderan. Tradisi ini sampai sekarang terus dilestarikan dan dilaksanakan dengan segala dinamikanya.

Pameran ini berusaha menghadirkan kembali bentuk-bentuk warak ngendog dalam sebuah Karya Seni Lukis Batik.

karya_lia_1

Tentang Kegiatan

Pameran Seni Lukis Batik dengan Inspirasi Warak Ngendog, maskot utama daerah Semarang dalam kegiatan tradisi ritual Dugderan

BUY NOW