PENDIDIKAN SENI BERBASIS BUDAYA

PENDIDIKAN SENI BERBASIS BUDAYA

Oleh: Triyanto
Lektor Kepala Jurusan Seni Rupa, Magister Antropologi
Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Semarang

Pendidikan sebagai proses budaya, sejatinya, adalah suatu upaya membudayakan manusia dengan segala sifat-sifat kemanusiaannya. Manusia di sini bukan sekadar dipandang sebagai objek tetapi lebih diposisikan sebagai subjek. Sebagai sebagai subjek, ia menjadi pelaku dalam memaknai nilai-nilai yang dihadapinya. Dalam pandangan ini manusia, sebagai mahluk budaya, merupakan totalitas atau keutuhan dari sebuah kepribadian yang memiliki daya intelektual, emosional, sosial, dan kultural. Oleh sebab itu, suatu pendidikan, secara budaya, seharusnya memiliki fungsi mengantarkan manusia untuk mengembangkan seluruh potensinya secara komprehensif. Seni sebagai sarana pendidikan memiliki konsep, tujuan, dan fungsi membentuk kepribadian subjek didik secara komprehensif sebagai mahluk individu, sosial, dan budaya. Untuk itu, budaya sebagai basis menjadi keniscayaan dalam setiap penyelenggaraan pendidikan seni.
Kata kunci: pendidikan, pendidikan seni, budaya, kreatif, apresiatif.

Link PDF

Imaji adalah sebuah kerja akal dalam mengembangkan suatu pemikiran yang lebih luas dari apa yang pernah dilihat, dengar, dirasakan yang pada akhirnya dapat menghasilkan sesuatu yang bersifat produktif dan kreatif

Leave a Reply